Pembahasan Alat Pemroses Dalam Komputer (CPU, RAM, ROM, CU, ALU, Dan BUS)

Pembahasan Alat Pemroses Dalam Komputer (CPU, RAM, ROM, CU, ALU, Dan BUS)

Pembahasan Alat Pemroses Dalam Komputer (CPU, RAM, ROM, CU, ALU, Dan BUS)
Pembahasan Alat Pemroses Dalam Komputer (CPU, RAM, ROM, CU, ALU, Dan BUS)
Cintanetworking.com - Selamat datang, Pembaca setia Cinta Networking dimana pun anda berada. Melanjut dari pembahasan sebelumnya yaitu Materi Dasar Komputer Tentang Hardware, Software, Dan Brainware lengkap dan yang pasti masih seputar dunia komputer. Kali ini saya akan membahas ilmu pendting dalam Dasar Komputer yang wajib anda ketahui yaitu Pembahasan Alat Pemroses Dalam Komputer (CPU, RAM, ROM, CU, ALU, Dan BUS).

Baik, Langsung saja ke pembahasannya.

Pertama kita harus mengetahui Alat Pemroses Komputer itu apa ?


Alat Pemroses Komputer adalah komponen Komputer atau alat yang memberikan intruksi-intruksi program diproses untuk mengoleh data yang sudah dimasukan lewat alat Input dan hasilnya akan ditampilkan di alat Output Komputer.

Ada beberapa Alat Pemroses Komputer yang wajib anda ketahui.

1. CPU (Central Processing Unit)
2. RAM (Random  Access Memory)
3. CU (Control Unit)
4. ALU (Aritmatica Logical Unit)
5. BUS (Sircuit)

Mari kita uraikan pembahasannya satu persatu supaya jelas dan mudah dipahami dalam sistem kerja atau proses pengolahan intruksi intruksi dalam sebuah Komputer.

1. CPU (Central Processing Unit)

CPU (Central Processing Unit)

CPU (Central Processing Unit) adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menerima dan melaksanakan perintah dan data dari perangkat lunak. Prosesor sering digunakan untuk menyebut CPU pada umumnya. 

Adapun mikroprosesor adalah CPU yang diproduksi dalam sirkuit terpadu, seringkali dalam sebuah paket sirkuit terpadu-tunggal.Sejak pertengahan tahun 1970-an, microproses sirkuit terpadu-tuggal ini telah umum digunakan dan menjadi aspek penting dalam penerapan CPU. 

A. Microprosessor


Berfungsi sebagai system kerja alat prosses kecil yang membantu atau pendukung alat prosses utama yaitu prosessor

B. Prosessor


Berfungsi sebagai alat prosses utama atau otaknya komputer


CPU ini terdiri dari tiga bagian utama.

1. CU ( Control Unit )

CU (Control Unit) berfungsi mengatur proses kerja komputer. Baik proses kerja dalam CPU sendiri maupun hubungan dengan Input dan Output Device. Dengan adanya CU komputer akan berkerja secara benar dan tepat. Dengan demikian Control Unit ini memiliki tugas sebagai berikut.

1. Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan output.
2. Mengambil intruksi-intruksi dari memori untama.
3. Mengambil data dari memori utama (jika diperlukan) untuk diproses.
4. Mengirim intruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika atau perbandingan logika.
5. Mengawasi kerja dari ALU.
6. Menyimpan hasil proses ke memori utama.

2. ALU ( Aritmatica Logical Unit )

ALU (Aritmatica Logical Unit) berfungsi untuk melakukan semua perhitungan aritmatika (matematika) yang terjadi sesuai denagan instruksi tambahan, pengurangan, perkalian dan sebagainya.

3. Register

Register merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai akses kecepatan tinggi yang digunakan untuk menyimpan data dan instruksi yang sedang diperoses, sementara data dan instruksi lainnya masih disimpan di dalam memori utama untuk menunggu giliran diproses. Register mempunyai kecepatan lebih tinggi dibanding main memory dan Register ini secara umum dikenal dengan nama CACHE MEMORY.

Main Memory :

Merupakan simpanan yang berfungsi memuat semua informasi yang dibutuhkan untuk keseluruhan proses dari program. Main memory terdiri dari ROM dan RAM.

Cara Kerja CPU


Cara kerja CPU Saat data dan  instruksi dimasukkan ke processing devices, pertama sekali diletakkan di RAM (Melalui Input storage) apabila berbentuk instruksi ditampung oleh Control Unit di Program storage, namun apabila berbentuk data ditampung di Working storage). Jika register siap untuk menerima pengerjaan eksekusi, maka Control Unit akan mengambil instruksi dari Program storage untuk ditampungkan ke Instruction Register, sedangkan alamat memori yang berisikan instruksi tersebut ditampung di Program Counter. 

Sedangkan data diambil oleh Control Unit dari Working storage untuk ditampung di General purpose register (Dalam hal ini di Operand register). Jika berdasar instruksi pengerjaan yang dilakukan adalah arithmatika dan logika, maka ALU akan mengambil alih operasi untuk mengerjakan berdasar instruksi yang ditetapkan. Hasilnya ditampung di Accumulator. 

Apabila hasil pengolahan telah selesai, maka Control Unit akan mengambil hasil pengolahan di Accumulator untuk ditampung kembali ke Working storage. Jika pengerjaan keseluruhan telah selesai, maka Control Unit akan menjemput hasil pengolahan dari Working-storage untuk ditampung ke Output storage. Lalu selanjutnya dari Output storage, hasil pengolahan akan ditampilkan ke Output devices.

Fungsi CPU


CPU berfungsi seperti kalkulator, hanya saja CPU jauh lebih kuat daya pemrosesannya. Fungsi utama dari CPU adalah melakukan operasi aritmatika dan logika terhadap data yang diambil dari memori atau dari informasi yang dimasukkan melalui beberapa perangkat keras, seperti papan ketik, pemindai, tuas kontrol, maupun tetikus. 

CPU dikontrol menggunakan sekumpulan instruksi perangkat lunak komputer. Perangkat lunak tersebut dapat dijalankan oleh CPU dengan membacanya dari media penyimpan, seperti cakram keras, disket, cakram padat, maupun pita perekam. Instruksi-instruksi tersebut kemudian disimpan terlebih dahulu pada memori fisik (RAM), yang mana setiap instruksi akan diberi alamat unik yang disebut alamat memori. Selanjutnya, CPU dapat mengakses data-data pada RAM dengan menentukan alamat data yang dikehendaki.

Saat sebuah program dieksekusi, data mengalir dari RAM ke sebuah unit yang disebut dengan bus, yang menghubungkan antara CPU dengan RAM. Data kemudian didekode dengan menggunakan unit proses yang disebut sebagai pendekoder instruksi yang sanggup menerjemahkan instruksi. Data kemudian berjalan ke unit aritmatika dan logika (ALU) yang melakukan kalkulasi dan perbandingan. Data bisa jadi disimpan sementara oleh ALU dalam sebuah lokasi memori yang disebut dengan register supaya dapat diambil kembali dengan cepat untuk diolah. 

ALU dapat melakukan operasi-operasi tertentu, meliputi penjumlahan, perkalian, pengurangan, pengujian kondisi terhadap data dalam register, hingga mengirimkan hasil pemrosesannya kembali ke memori fisik, media penyimpan, atau register apabila akan mengolah hasil pemrosesan lagi. Selama proses ini terjadi, sebuah unit dalam CPU yang disebut dengan penghitung program akan memantau instruksi yang sukses dijalankan supaya instruksi tersebut dapat dieksekusi dengan urutan yang benar dan sesuai.

Baca Juga :

2. RAM (Random Access Memory)

RAM (Random Access Memory)
RAM (Random Access Memory)

RAM (Random Access Memory) adalah sebuah perangkat keras komputer yang berfungsi menyimpan berbagai data dan instruksi program, isi dari RAM dapat diakses secara random atau tidak mengacu pada pengaturan letak data. Data di dalam RAM bersifat sementara, dengan kata lain data yang tersimpan akan hilang jika komputer dimatikan atau catu daya yang terhubung kepadanya dicabut.

RAM biasa juga disebut sebagai memori utama (main memory), memori primer (primary memory), memori internal (internal memory), penyimpanan utama (primary storage), memory stick, atau RAM stick. Bahkan terkadang orang hanya menyebutnya sebagai memori meskipun ada jenis memori lain yang terpasang di komputer.

RAM merupakan salah satu jenis memori internal yang mendukung kecepatan prosesor dalam mengolah data dan instruksi. Dengan menggunakan tambahan RAM ke dalam komputer dapat menghasilkan pengaruh positif pada kinerja dan kecepatan komputer, meskipun RAM sebenarnya tidak menentukan kecepatan komputer.
Modul memori RAM yang umum diperdagangkan berkapasitas 128 MB, 256 MB, 512 MB, 1 GB, 2 GB, dan 4 GB.

Ram juga berfungsi mengolah data dan instruki yang ditulis atau dibaca oleh buah system bagian dari komputer yang sangat pentin g. Dengan fungsi tersebut maka Anda bisa menjalankan dua aktifitas sekaligus, yaitu menulis dari RAM dan membaca data dari RAM. Semakin berat aplikasi yang akan dijalankan, maka bobot RAM akan semakin besar.

Ada empat macam tipe dari memory komputer, yaitu:

1.Random Access Memory
2.Read Only Memory
3.CMOS Memory
4. Virtual Memory

Jenis Jenis  RAM berdasarkan cara kerja:
1. Dynamic RAM (DRAM)
- FastPage Mode DRAM (FPM DRAM)
- Extended Data Output DRAM (EDO DRAM)
- Synchronous DRAM (SDRAM)
- Rambus DRAM (RDRAM)
- Double Data Rate SDRAM (DDR SDRAM)
- Untuk video :
2. Video RAM (VRAM)
3. Windows RAM (WRAM)
4. Synchronous Graphic RAM (SGRAM)
5. Static RAM (SRAM)

Jenis Jenis RAM berdasarkan Module:

1. Single Inline Memory Module (SIMM), Mempunyai kapasitas 30 atau 72 pin. Memori SIMM 30 pin untuk kegunaan PC zaman 80286 sehingga 80486 dan beroperasi pada 16 bit. Memory 72 pin banyak digunakan untuk PC berasaskan Pentium dan beroperasi pada 32 bit.

2. Double Inline Memory Module (DIMM), Berkapasitas 168 pin, kedua belah modul memori ini aktif, setiap permukaan adalah 84 pin. Ini berbeda daripada SIMM yang hanya berfungsi pada sebelah modul saja. Menyokong 64 bit penghantaran data. SDRAM (synchronous DRAM) menggunakan DIMM. Merupakan penganti dari DRAM, FPM (fast page memory) dan EDO.

3. RIMM (Rambus), Dulu dikenali sebagai RDRAM. Adalah sejenis SDRAM yang dibuat oleh Rambus. DRDRAM digunakan untuk CPU dari Intel yang berkecepatan tinggi. Pemindahan data sama seperti DDR SDRAM tetapi mempunyai dua saluran data untuk meningkatkan kemampuan. Juga dikenali sebagai PC800 yang kerkelajuan 400MHz.

RAM terdiri dari sekumpulan chip. Chip-chip ini mampu untuk menampung:
- Data untuk di proses
- Intruksi atau program,untuk memproses data
- Data yang telah diproses dan menunggu untuk dikirim ke output device,secondary storage atau juga comunication device
- Intruksi sistem opererasi yang mengontrol fungsi-fungsi dasar dari sistem komputer

Struktur dari RAM dibagi menjadi 4 bagian, yaitu:
1. Input storage, digunakan untuk menampung input yang dimasukkan lewat alat input Program storage, dipakai untuk menyimpan semua instruksi-instruksi program yang akan diproses.
2. Working storage, digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dan hasil dari pengolahan.
3. Output storage, digunakan untuk menampung hasil akhir dari pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output.

Baca Juga : 

3. ROM (Random Access Memory)

 ROM (Random Access Memory)
 ROM (Random Access Memory)
ROM (Random Access Memory) mempunyai tugas untuk menyimpan program yang sifatnya tetap atau permanen, tidak tergantung pada keberadaan arus listrik (nonvolatile), dan program yang tersimpan dalam ROM mempunyai sifat hanya bisa dibaca oleh para pengguna komputer. Menyimpan data pada ROM tidak dapat dilakukan dengan mudah, namun membaca data dari ROM dapat dilakukan dengan mudah. Biasanya program / data yang ada dalam ROM ini diisi oleh pabrik yang membuatnya. Oleh karena sifat ini, ROM biasa digunakan untuk menyimpan firmware (perangkat lunak yang berhubungan erat dengan perangkat keras).

ROM modern didapati dalam bentuk IC, persis seperti medium penyimpanan/memori lainnya seperti RAM. Untuk membedakannya perlu membaca teks yang tertera pada IC-nya. Biasanya dimulai dengan nomer 27xxx, angka 27 menunjukkan jenis ROM , xxx menunjukkan kapasitas dalam kilo bit ( bukan kilo byte )Data-data biasanya sudah terisi dan disediakan oleh pabrik perakitnya. Contoh data-data ROM yang sering muncul adalah saar komputer dihidupkan maka akan terbaca semua konfigurasi perangkat yang terintegrasi dalam komputer tersebut.

Isi data pada ROM misalnya adalah program Basic Input Output System (BIOS), yang berfungsi untuk mengendalikan perpindahan data antar mikroprosesor ke komponen lain yang meliputi keyboard, monitor, printer, dan lainnya. Program BIOS juga mempunyai fungsi self diagnostic, atau memeriksa kondisi yang ada dalam dirinya yang dinamakan Power on Self Test (POST).

Jenis-jenis ROM.

1. Mask ROM
Mask ROM adalah ROM yang tidak bisa ditulis ulang (non-flashable) sehingga tidak dapat di up-grade.
2. PROM (Programmable Read-Only Memory)
PROM merupakan sebuah chip memory yang hanya dapat diisi data satu kali saja. Sekali saja program dimasukkan ke dalam sebuah PROM, maka program tersebut akan berada pada PROM seterusnya.
3. EPROM (Erasable Programmable Read-Only Memory)
EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory) adalah sebuah ROM yang dapat diprogram ulang dan dihapus. Berdasarkan proses pengisiannya terdapat dua jenis EPROM, yaitu UV EPROM dan EEPRb OM. UV EPROM (Ultraviolet EPROM) membutuhkan cahaya ultraviolet untuk menghapus data yang ada di dalamnya, sedangkan EEPROM (Electrical EPROM) yang hanya menggunakan aliran listrik saja dalam menghapus atau mem-program ulang isinya.
4. EEPROM ( Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory)
EEPROM merupakan kependekan dari Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory. EEPROM adalah tipe khusus dari PROM (Programmable Read-Only Memory ) yang bisa dihapus dengan memakai perintah elektris.

PERBEDAAN RAM dan ROM

Read Only Memory (ROM), berfungsi untuk menyimpan pelbagai program yang berasal dari pabrik komputer. Sesuai dengan namanya, ROM (Read Only Memory), maka program yang tersimpan didalam ROM, hanya bisa dibaca oleh parapemakai.

Random Access Memory (RAM), merupakan bagian memory yang bisa digunakan oleh para pemakai untuk menyimpan program dan data.

ROM bisa diibaratkan sebuah tulisan yang sudah tercetak, dimana pemakai hanya bisa melakukan pembacaan data yang ada didalamnya tanpa bisa melakukan perubahan apapun pada tulisan yang ada. ROM biasanya berisi instruksi/program khusus yang bisa digunakan pemakai untuk memanfaatkan komputer secara maksimal.

Baca Juga.
Pengalaman Menjadi IT Support Di PT Telekomunikasi Indonesia
Pengalaman Menjasdi VoIP And Network Enggineer Di PT Netphonic System Indonesia

4. CU (Control Unit)

 CU (Control Unit)
 CU (Control Unit)

CU (Control Unit) befungsi mengatur dan mengendalikan semua peralatan yang ada pada sistem komputer. CU mengatur kapan alat input menerima data dan kapan data diolah serta kapan ditampilkan pada alat output. CU mengartikan instruksi2 dari program komputer,membawa data dari alat input ke main memory,mengambil data dari main memory untuk diolah. Bila ada instruksi untuk perhitungan arithmatika ,CU mengirim instruksi tersebut ke ALU.hasil dari pengolahan data ini dibawa oleh CU ke main memory lagi untuk disimpan.

Suatu pengontrolan disyaratkan berada didalam sistem komputer untuk:
1. Memberitahukan kepada unit primary storage dimana data itu harus ditempatkan.
2. Memberitahukan kepada unit primary storage dimana data itu harus ditempatkan.
3. Memberitahukan kepada unit arithmetic-logic operasi yang mana yang harus dilakukan,dimana data akan diperoleh dan dimana hasilnya akan ditempatkan.
4. Memberitahukan file nama yang boleh dipergunakan dan data apa yang dipergunakan.
5. Memberitahukan unit output yang mana yang akan ditulis akhir.

5. ALU (Aritmatica Logical Unit)

ALU (Aritmatica Logical Unit)
ALU (Aritmatica Logical Unit)

ALU (Aritmatica Logical Unit) atau dalam bahasa Indonesia (Unit Aritmatika Dan Logika) adalah salah satu bagian dalam dari sebuah mikroprosesor yang berfungsi untuk melakukan operasi hitungan aritmatika dan logika. Contoh operasi aritmatika adalah operasi penjumlahan dan pengurangan, sedangkan contoh operasi logika adalah logika AND dan OR. tugas utama dari ALU (Arithmetic And Logic Unit)adalah melakukan semua perhitungan aritmatika atau matematika yang terjadi sesuai dengan instruksi program. 

ALU melakukan operasi aritmatika yang lainnya. Seperti pengurangan, pengurangan, dan pembagian dilakukan dengan dasar penjumlahan. Sehingga sirkuit elektronik di ALU yang digunakan untuk melaksanakan operasi aritmatika ini disebut adder. ALU melakukan operasi arithmatika dengan dasar pertambahan, sedang operasi arithmatika yang lainnya, seperti pengurangan, perkalian, dan pembagian dilakukan dengan dasar penjumlahan. sehingga sirkuit elektronik di ALU yang digunakan untuk melaksanakan operasi arithmatika ini disebut adder. 

Tugas lain dari ALU adalah melakukan keputusan dari operasi logika sesuai dengan instruksi program. Operasi logika (logical operation) meliputi perbandingan dua buah elemen logika dengan menggunakan operator logika, yaitu:
a. sama dengan (=)
b. tidak sama dengan (<>)
c. kurang dari (<)
d. kurang atau sama dengan dari (<=) e. lebih besar dari (>)
f. lebih besar atau sama dengan dari (>=) (sumber: Buku Pengenalan Komputer, Hal 154-155, karangan Prof.Dr.Jogiyanto H.M, M.B.A.,Akt.)

Fungsi-fungsi yang didefinisikan pada ALU adalah Add (penjumlahan), Addu (penjumlahan tidak bertanda), Sub (pengurangan), Subu (pengurangan tidak bertanda), and, or, xor, sll (shift left logical), srl (shift right logical), sra (shift right arithmetic), dan lain-lain.

6. BUS (Aliran Sircuit)

BUS (Aliran Sircuit)
BUS (Aliran Sircuit)

Bus atau jalur sircuit
merupakan sarana transfortasi data yang digunakan untuk mengalirkan data yang diproses. Bus ini digunakan untuk menghubungkan antar prangkat keras pada komputer agar bisa saling interkoneksi dengan komponen pemroses Komputer yang lainnya. Serta BUS ini akan menghubungkan Microprossor ke dunia luar.

Memory, CU, ALU, Di hubungkan oleh BUS. BUS ini dibedakan menjadi 3 bagian, yaitu :

1. Control BUS

Berfungsi yang mengontrol seluruh jalur interkoneksi yang dihungungkan oleh BUS.

2. Address BUS

Berfungsi untuk mengatur alamat Jalur Interkoneksi yang akan dihungungkan oleh BUS.

3. Data BUS

Berfungsi sebagai penyimpanan informasi data data Jalur Interkoneksi yang dihubungkan oleh BUS.

Baca Juga :

Ya, Mungkin itu sedikit pembahasan mengenai Alat Pemroses Dalam Komputer (CPU, RAM, ROM, CU, ALU, Dan, BUS) yang bisa saya sampaikan hari ini. Semoga apa yang saya sampaikan ini bisa menjadi informasi dan ilmu pengetahuan bagi anda semuanya, Semoga bermanfaat.

Silahkan Berkomentar Di "Pembahasan Alat Pemroses Dalam Komputer (CPU, RAM, ROM, CU, ALU, Dan BUS)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel