Model OSI Layer 7 Dalam Jaringan - Cinta Networking


Model OSI Layer 7 Dalam MTCNA , Asslamualaikum…Selama Datang Di Blog Saya. Oke,Di Pagi Yang Cerah Ini Saya Akan Membagikan Suatu Pembahaas Artikel Sekaligus Memberikan Informasi Yang Yang Bermanfaat Bagi Semuanya.Pada Kesempatan Ini Saya Akan Fokus Pada Pembahasan Basic Basic alam Jaringan.


Di Pagi Hari Ini Saya Akan Membahas Dasar Dasar Dalam Jaringan Berikutnya Yaitu Tentang Pempahasan Model OSI Layer 7 Dalam Jaringan.

Langsung saja ke pembahasannya, Sebenarnya pembahasan Model OSI Layer 7 ini sudah saya bahas sebelumnya di basic basic dasar dalam MTCNA , dikarenakan di dalam basic dasar jaringan juga ada akhirnya saya kembali sahas secara mendetail lagi.

Pengetahuan tentang model OSI layer 7 dalam Jaringan Dasar sangat lah penting, karena dengan model OSI layer 7 ini kita dapat mengetahui bagaimana proses komunikasi data berinteraksi dalam sebuah jaringan. sebelum kita melanjutkan ke sertifikasi berikutnya.

Sedikit sejarahnya, model open systems interconnection (OSI) pertama kali di ciptakan dan di tetapkan oleh international organization for standardization (ISO).

OSI ini menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses berjalannya komunikasi data berinteraksi dalam sebuah jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer dan jaringan agar komputer dapat berkomunikasi pada sebuah jaringan yang luas atau berbeda secara efisien bagi si pengguna.



Baca Juga :

Pengertian, Fungsi, Macam-Macam, Dan Gambar Topologi Jaringan Komputer
Pengertian, Karakteristik, Kelebihan, Dan Kekurangan Topologi Hybrid Pada Komputer
Pengertian, Karakteristik, Kelebihan, Dan Kekurangan Topologi Star

Dalam model OSI ini Terdapat 7 layer. Setiap masing masing layer bertanggungjawab secara khusus pada proses komunikasi data dalam sebuah jaringan. Misal, satu layer bertanggungjawab untuk membentuk suatu koneksi antar perangkat, sementara layer lainnya bertanggungjawab untuk mengoreksi memeriksa terjadinya “error” pada saat pengiriman selama proses transfer data berlangsung di dalam jaringan.


Model Layer OSI  ini dibagi dalam dua group:

1.  upper layer  dan “lower layer”.

Upper layer berfokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer. Untuk Network Engineer. dalam upper layer terdiri dari aplication, presentation, dan session.

2. lower layer

 lower layer berfugsi bagian utama yang menjadi perhatiannya dalam intisari komunikasi data melalui jaringan aktual secara langsung. dalam lower terdiri dari transport, network, data link, dan physical.


Open dalam OSI adalah untuk mengungkapkan atau menyatakan model jaringan yang melakukan interkoneksi atau intraksi tanpa memandang perangkat keras (hardware) yang digunakan, sepanjang software komunikasi sesuai dengan standard yang telah berlaku. Hal ini secara tidak langsung menimbulkan “modularity” (dapat dibongkar pasang).

Modularity adalah pertukaran protokol di level tertentu baik pada upper layer maupun lower layer tanpa mempengaruhi atau merusak dan merubah hubungan interkoneksi dalam sebuah jaringan atau fungsi dari level lainnya.

Dalam sebuah layer, protokol saling dipertukarkan, dan memungkinkan komunikasi terus
berlangsung pada saat jaringan itu hidup. Pertukaran ini berlangsung didasarkan pada perangkat keras hardware yang di gunakan si pengguna dari vendor atau versi yang berbeda dan bermacam‐macam alasan atau keinginan yang berbeda. Berikut diilustrasi dari modularity


Gambar diatas menggambarkan tentang Jasa Antar/Kurir yang akan mengantar kiriman paket.Modularity pada level transportasi menyatakan bahwa tidak penting, bagaimana cara paket
sampai ke pesawat atau tujuan. Paket untuk sampai di pesawat, dapat dikirim melalui truk atau kapal atau juga bisa dengan alt transportasi yang lainnya.

Masing‐masing cara tersebut, pengirim tetap mengirimkan dan berharap paket tersebut sampai
di Toronto. Pesawat terbang membawa paket ke Toronto tanpa memperhatikan bagaimana
paket tersebut sampai di pesawat itu walau pun dalam proses seperti apapun.



Model OSI terdiri dari 7 layer :


1. Application

2. Presentation
3. Session
4. Transport
5. Network
6. Data Link
7. Physical


Ketika data ditransfer melalui jaringan, sebelumnya data tersebut harus melewati ke‐tujuh
layer secra bertahap dari satu terminal, mulai dari layer aplikasi sampai physical layer.

 kemudian di sisi penerima, data tersebut melewati layer physical sampai aplikasi. Pada saat data melewati satu layer dari sisi pengirim, maka akan ditambahkan satu “header”.

sedangkan pada sisi penerima "header” dicopot sesuai dengan layernya.

Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringan memahami
fungsi proses proses dari tiap‐tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenisjenis protoklol jaringan dan metode transmisi.

Model dibagi menjadi 7 layer, dengan karakteristik dan fungsinya masing‐masing. Tiap layer
harus dapat berkomunikasi dengan layer di atasnya maupun dibawahnya secara langsung
melalui serentetan protokol dan standard dan dapat berhubungan satu sama lain.


Baca Juga :


Application Layer berfungsi Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna atau user. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer dalam jaringan, seperti program e‐mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer,samba server atau aplikasi komputer lainnya yang sering digunakan.

Presentation Layer berfungsi Bertanggung jawab bagaimana data dikonversi atau di ubah  dan diformat untuk transfer data. Contoh konversi format text ASCII untuk dokumen, .gif. .doc dan .JPG untuk gambar. Layer ini membentuk kode konversi, translasi data, enkripsi dan konversi yang akan di transferkan.




Session Layer berfungsi Menentukan bagaimana dua terminal menjaga, memelihara dan mengatur
koneksi,‐ bagaimana mereka saling berhubungan satu sama lain agar tidak ter putus. Koneksi di layer ini disebut“session”.


Transport Layer berfungsi Bertanggung jawab membagi
data menjadi segmen, menjaga koneksi logika “end‐to‐end” antar terminal, dan menyediakan penanganan error (error handling) pada saat transfer komunikasi data itu berlangsung di jaringan.






Network Layer berfungsi Bertanggung jawab menentukan alamat pengelamatan jaringan seperti ipv4 dan ipv6, menentukan route yang harus diambil atau dilalui selama perjalanan, dan menjaga antrian
trafik di jaringan agar lancar pada saat pengiriman data itu berlangsung dan tidak mengalami macet di perjalanan. Data pada layer ini berbentukpaket.





Data Link Layer berfungsi Menyediakan link untuk data,
memaket kan nya menjadi frame yang berhubungan dengan “hardware” yang di gunakan si pengguna. kemudian diangkut melalui media komunikasinya dengan
kartu jaringan atau LAN card dalam komputer tersebuat, dan juga mengatur komunikasi layer physical antara sistem koneksi dan penanganan error dalam jaringan.





Yang terakhir adalah Physical Layer yang berfungsi Bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media seperti kabel yang saling tehubung antar komputer yang terhubung dalam sebuah jaringan dan menjaga koneksi fisik antar sistem. yang sedang bekerja

Baca Juga :


Nah mungkin itu sedikit pembahasan tentang model OSI layer 7 dalam basic basic dasar sertifikasi MTCNA.

Terima Kasih Telah Membaca Pembahaan Artikel Saya Tentang Pengetahuan Dasar jaringan tentang Model OSI Layer 7 Dalam MTCNA Di Blog "cintanetworking",Tunggu Beberapa Artikel Terbarunya tentang basic basic dasar sertifkasi MTCNA.

wassalamualaikum Wr.Wb. 


Jangan Lupa Baca Juga :



Silahkan Berkomentar Di "Model OSI Layer 7 Dalam Jaringan - Cinta Networking"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel